Jumat, 06 Juli 2012

Cara Membuat Blog | Blogger Blog

membuat blog itu mudah sekali dan sekarang ini sudah jaman modern yang sangat mendukung akses internet sehingga kita bisa menuliskan sesuatu yang berguna di blog sebagai tempat belajar dan sharing ilmu pengetahuan. Cara Membuat Blog | Blogger Blog adalah judul yang sengaja saya ambil untuk membahas cara membuat blog di blogger(blogspot).

Bagaimana cara membuat blog??..

sebelumnya sobat wajib memiliki email dan jika sobat sudah mempunyai email langsung saja ikuti langkah  Langkah membuat blog di bawah ini:


1. buka browser dan masuk ke Blogger
                                                                                                      

2.klik Get Started
3.anda akan diminta untuk mengisi form pendaftaran dan anda harus mengisinya dengan lengkap, kemudian klik tombol Lanjutkan


























4. Pada langkah keempat ini anda disuruh untuk memberi nama dan alamat blog, isikan nama blog dan alamat blog sesuai dengan keinginan sobat. Jika sudah klik tombol Lanjutkan














5. langkah selanjutnya yaitu memilih tampilan blog, pilih tampilan yang anda inginkan dan klikLanjutkan



















6. Sekarang blog anda sudah jadi..










mudah kan??..memang sangat mudah dan simpel sekali dalam membuat blog menggunakan blogger. Sekarang tahap menulis blog(blogging). Untuk memulai menuliskan blog (blogging) ikuti langkah berikut ini:
1. pada langkah ke-lima tadi klik tombol Mulai Blogging.
2. kemudian anda akan dihadapkan pada sebuah form sebagai tempat menulis blog seperti terlihat pada gambar dibawah ini.


















3. setelah mengisikan judul dan deskripsi atau tulisan di blog anda klik tombol Terbitkan Entriuntuk mempublikasikannya.
4. Selesai...
Cara membuat blog di blogger (blogspot) sangat mudah, sekarang anda bisa memulai blogging atau menulis blog pada blog yang telah anda buat tadi. Blog itu bisa anda jadikan untuk menulis artikel tentang tips atau apa aja yang anda ingin sharing dan dibaca banyak orang di dunia maya. Sekian saja sharing saya tentang Cara Membuat Blog | Blogger blog, semoga bisa bermanfaat bagi semuanya.
READ MORE - Cara Membuat Blog | Blogger Blog

Rabu, 04 Juli 2012

Mengatasi Komputer Lelet


Coba ingat-ingat, sejak dulu beli komputer, sudah berapa kali Anda mengumpat-umpat lantaran komputer rasanya makin berat dan lemot? Nah, di bawah ini ada beberapa tips mak-nyos yang bisa membuat komputer Anda menjadi lebih powerful. Mungkin saja tips-tips ini bisa memperbaiki kualitas hidup Anda sebab darah tinggi Anda tidak lagi kumat setiap kali duduk di depan komputer!
1. Berangus habis file-file di folder Prefetch (lakukan hal ini setiap kalikomputer mulai lamban).
Caranya: Start → Run, lalu ketikprefetch, klik OK. Setelah muncul jendela Prefetch, tekan Ctrl + A, Delete, dan klik Yes untuk mengkonfirmasi penghapusan.
2. Matikan services yang tidak diperlukan.
Caranya:
- Start → Run, ketik services.msc, lalu klik OK.
- Ubah setting sesuai petunjuk di bawah ini (Automatic, Manual, atau Disabled) dengan mengklik dua kali pada service yang dimaksud, lalu pilih opsi di listbox bernama startup type di tab General.
- Petunjuk:
AdobeLM Service → atur menjadi Disabled kalau service ini ada di komputer Anda.
Alerter → Disabled, kalau Anda tidak menggunakan network.
Application Management → Manual.
Automatic Updates → Disabled, kalau Anda tidak merasa perlu mengupdate Windows secara otomatis lewat internet.
ClipBook → Disabled, kalau Anda tidak menggunakan network.
Computer Browser →Disabled, kalau tidak menggunakan network.
Cryptographic Services → Manual, kalau tidak yakin perlu service ini.
Distributed Transaction Service → Manual.
DNS Client → Manual, kalau tidak menggunakan network.
Error Reporting Service → Disabled.
Fast User Switching Compatibility → Disabled, kalau Anda tidak begitu perlufast user switching, terutama kalau Anda satu-satunya user komputer Anda.
FTP Publishing → Disabled, kalau Anda tidak memakai FTP.
Help and Support → Disabled, kalau Anda tidak sering memakai fitur Help di Windows.
HTTP SSL → Manual.
Human Interface Device Access → Disabled, kalau Anda tidak menggunakanhot keys atau remote systems, atau Manual kalau Anda menggunakannya kadang-kadang.
IMAPI CD-Burning COM Service → Manual. Jangan diset Disabled kalau komputer Anda memiliki CD atau DVD writer.
Indexing Service → Disabled.
InstallDriver Table Manager → Disabled.
IPSEC Services → Manual.
Messenger → Disabled, kalau Anda tidak menggunakan network.
MS Software Shadow Copy Provider → Manual.
Net Logon → Disabled, kalau Anda tidak menggunakan network.
NetMeeting Remote Desktop Sharing → Disabled.
Network Provisioning Service → Disabled, kalau Anda tidak berada di network.
NT LM Security Support Provider → Disabled.
NVIDIA Display Driver Service → Disabled, kalau Anda tidak menggunakan fitur nVidia Desktop.
Office Source Engine → Disabled, kalau Anda memiliki CD Microsoft Office.
Portable Media Serial Number Service → Manual, kalau komputer Anda terhubung dengan media portabel. Kalau tidak, pilih Disabled.
Print Spooler → Disabled, kalau komputer Anda tidak terhubung dengan printer.
Protected Storage → Disabled.
Remote Desktop Help Session Manager → Disabled, kalau Anda tidak menggunakan fitur Remote Desktop.
Remote Procedure Call Locator → Manual.
Remote Registry → Disabled.
Removable Storage → Disabled, kalau Anda tidak menggunakan removable storage drives. Kalau menggunakan, pilih Manual.
Routing and Remote Access → Manual.
Secondary Logon → Disabled.
Security Accounts Manager → Disabled.
Security Center → Disabled.
Server → Manual atau Disabled, kalau Anda tidak menggunakan network.
Smart Card → Disabled, kalau tidak menggunakan smart card di komputer Anda.
SSDP Discovery Service → Disabled, kalau Anda tidak menggunakan network.
Task Scheduler → Disabled, kalau Anda tidak menggunakan task scheduleruntuk defragmenter, scan, dsb.
TCP/IP NetBIOS Helper → Manual, kalau Anda menggunakan network. Kalau tidak, Disabled.
Telnet → Disabled.
Terminal Services → Disabled, kalau Anda tidak menggunakan Remote Desktop dsb.
Uninterruptable Power Supply → Disabled, kalau komputer Anda tidak menggunakan UPS.
Universal Plug and Play Device Host → Manual.
User Privilege Service → Manual.
Volume Shadow Copy → Disabled, kalau Anda tidak menggunakan System Restore atau Windows Backup.
Windows Firewall/Internet Connection Sharing (ICS) → Disabled, kalau Anda memiliki firewall lain, misalnya Norton.
Windows Image Acquisition (WIA) → Disabled, kalau tidak ada kamera atau scanner terhubung ke komputer Anda. Kalau ada, Manual.
Windows Media Connect → Disabled, kalau Anda tidak menggunakan iPod dsb untuk Windows Media Player.
Windows Media Connect (WMC) Helper → Disabled, kalau Anda men-DisabledWindows Media Connect, atau kalau Anda tidak menggunakan Help.
Windows Time → Disabled, kalau Anda tidak berada di network yang tersinkronisasi.
Wireless Zero Configuration → Disabled, kalau Anda tidak menggunakanwireless network.
WMI Performance Adapters → Disabled.
Workstation → Disabled, kalau tidak menggunakan network.
PERHATIAN! Kalau Anda tidak yakin, lebih baik membiarkan setting awal atau pilih Manual saja ketimbang Disabled.
3. Minimalisasi program yang aktif saat komputer startup.
Caranya: klik Start → Run, ketik msconfig, klik OK.
Di jendela Windows Configuration Utility, klik tab Startup, lalu uncheck program-program yang tidak perlu aktif saat komputer startup. Pastikan Anda tidak mengganggu item-item yang terletak di C:\Windows\system32!
Kemudian, klik tab Services, klik Hide All Microsoft Services yang terletak di bagian bawah, dan uncheck program-program yang tidak perlu aktif saat komputer startup.
Terakhir, klik OK dan restart komputer Anda.
4. Perbaiki error di registry dengan menggunakan program Windows Registry Repair.
Download softwarenya di sini (gratis!), lalu install dan jalankan.
Klik Full Scan, lalu Fix Errors setelah semua error terdeteksi.
5. Jalankan prosedur standar Windows:
Disk Cleanup (Start → All Programs → Accessories → System Tools → Disk Cleanup), fungsinya untuk membersihkan file-file temporer, compressing files, dsb agar ruang harddisk lebih plong.
Disk Defragmenter (Start → All Programs → Accessories → System Tools → Disk Defragmenter), fungsinya untuk mengembalikan file-file program ke tempat yang seharusnya, sehingga proses pemanggilan file-file tersebut akan lebih cepat.
6. Update database antivirus Anda, lalu scan semua drive. FYI, saya menggunakan antivirus Avast dan cukup puas dengan hasilnya.
Kalau merasakan ada perubahan pada komputer Anda, jangan lupa sharing di sini ya!
DISCLAIMER
Segala risiko yang terjadi berada di luar tanggung jawab saya. Sebagai informasi, saya sudah mencoba semua langkah di atas dan tidak ada dampak buruk yang terjadi.


READ MORE - Mengatasi Komputer Lelet